Sabtu, 10 Maret 2012

 JATI DIRIKU

 “ Kerja keras bukanlah untuk mengejar kesuksesan tetapi untuk mencari nilai hidup yang sesungguhnya”. Ini adalah motto hidup yang selalu ku pegang dan ku yakini bahwa hidup di dunia ini penuh dengan tantangan dan rintangan. Aku sangat menyukai hal-hal yang dapat memacu semangat dan kesadaran diriku akan realita hidup di dunia.
Membuka mata hatiku untuk selalu bersyukur dan mensyukuri adalah pelajaran berharga yang ku alami. Aku adalah anak sulung dari dua bersaudara dan aku mempunyai adik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar yaitu kelas 3. Dia perempuan, tetapi mempunyai sifat yang berbeda jauh denganku. Jika aku suka sekali dengan hal-hal seperti membaca buku, mendengarkan musik, dan mencari berbagai pengetahuan seputar kegiatan di sekolah, justru adikku suka sekali menghabiskan waktunya hanya untuk bermain dan bermain tanpa kenal lelah.
Yahh..... . Saat ini aku mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Atas ( SMA) N egeri 5 malang. Sekolah yang terkenal dengan prestasinya baik Akademik maupun Non Akademik. Aku lahir di Malang, 25 Oktober 1994. Namaku adalah RIA FANDIKA. Teman-teman biasa memanggilku RIA.
SMAN5 Malang adalah sekolah faforitku ketika aku masih duduk di bangku SMP. Selain berstatus RSBI, juga sekolah yang mampu menjadi juara Adiwiyata tingkat Nasioanl. Ketika aku tamat SMP, aku mencoba mendaftar di SMAN 5 Malang Dengan bangganya aku akhirnya bisa masuk ke sekolah yang ku idamkan. Untuk itu aku selalu menyakinkan pada diriku bahwa usaha dan kerja keras diiringi doa mampu menjadikan nyata harapan kita.

Harapan yang menjadi kenyataan, harapan yang membutuhkan perjuangan, harapan yang selalu dimiiki oleh setiap orang untuk meraih suatu nilai, bukan kesuksesan.
Mekipun harapanku bisa menjadi kenyataan, tetapi aku harus terus berusaha untuk mewujudkan angan-anganku. Tidak semua orang yang hidup di dunia ini merasakan indahnya mengenyam kehidupan jika aku melihat dari sepengetahuaanku, banyak di antara orang-orang yang sangat terbatas dalam hidupnya. M ereka hidup dengan segala keadaan yang apa adanya. Aku sangat terharu.
Apa mau di kata, semua telah terjadi. Perekonomian yang semakin hari menjerat hidup mereka. Semangat, tak kenal putus asa, selalu mensyukuri, dan kerja keras adalah bekal utam mereka. Bagi mereka, sesuap nasi sudah cukup untuk mengisi perut mereka asalkan mereka bisa hidup rukun dan damai dalam segala keterbatasan.
Hal itu memotivasiku untuk selalu mengingat Tuhan. Aku percaya Tuhan Maha Agung,Tuhan sudah merencanakan yang terbaik untuk setiap umat-Nya. Kita sebagai manusia harus terus menatap hidup ke depan dan ke depan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar